Bupati Kukuhkan Tim Riset Untuk Bantu Majukan Malang

Bupati Kukuhkan Tim Riset Untuk Bantu Majukan Malang

Bupati Malang Rendra Kresna mengukuhkan Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Malang untuk masa bakti tahun 2016-2021. Tim yang dibentuk kali ini memiliki anggota dari berbagai bidang, mulai dari akademisi, pebisnis, tokoh masyarakat, serta pejabat ruang lingkup SKPD Pemkab Malang.

“Selamat kepada para jajaran pengurus dan anggota DRD Kabupaten Malang. Mari mengabdi dan berjuang bersama Pemkab Malang untuk mewujudkan strategi pembangunan Pemkab Malang,” ujar Rendra.

Menurut Rendra, pembentukan tim DRD ini dirasa cukup penting. Sebab mereka dinilai mampu mewujudkan strategi pembangunan Pemkab Malang yang bertumpu pada tiga hal.

“Strategi pembangunan Pemkab Malang yang bertumpu pada tiga hal, yakni : mengurangi angka kemiskinan, peningkatan potensi sektor wisata, dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Itu yang harus kita fokuskan,” ujarnya.

Sebagai lembaga non struktural yang dibentuk Pemkab Malang, DRD nantinya akan mengabdi dan berjuang bersama Pemkab Malang untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat Kabupaten Malang.

DRD memberikan masukan kepada Pemkab dalam bidang riset dan ilmu pengetahuan. Dewan ini bertindak sebagai dewan pakar yang memberikan alternatif pemecahan permasalahan yang dihadapi di daerah.

Hal ini senada dengan pendapat Kepala DRD Kabupaten Malang Achmad Fatcha. Ia menyebut, dalam era modern ini, negara dan pemerintah daerah harus memiliki riset yang kuat berbasis kebutuhan masyarakat, utamanya sesuai dengan kondisi daerah masing-masing dan potensi wilayah. Dikatakannya, tidak bisa disama-ratakan seperti pada jaman Orde Baru. Selain itu, hasil riset harus konkret untuk kesejahteraan masyarakat.

“Contoh, di wilayah Poncowismojatu dan Malang Selatan, kami inginkan warganya tidak hanya jadi penonton ketika banyak pengunjung datang ke wilayah ini, melainkan juga jadi pelaku untuk menangkap potensi yang dimiliki wilayahnya. Tentunya, kami akan berusaha memberikan saran atau gagasan pengembangan potensi daerah yang berpeluang meningkatan pendapatan daerah,” ujar Fatcha.