Contact Admin
Contact Admin
bandar Q
Libur Poker, Dewa Poker Online, Poker Terpercaya
Pengakuan Keluarga Soal Mirna dan Jessica Secara Terang - Terangan

Pengakuan Keluarga Soal Mirna dan Jessica Secara Terang – Terangan

Madu cinta Arif Sumarko bersama Wayan Mirna Salihin sebagai pengantin baru hanya berlangsung lima minggu. Hidup Mirna berakhir tragis dalam kasus kopi sianida dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.

Arif Sumarko sesenggukan saat menceritakan kenangannya, sambil terbata-taba, Arif menumpahkan curahan hatinya. Baginya, anak pertama dari pasangan Edi Darmawan Salihin dengan Ni Ketut Sianti itu tidak hanya memberikan cinta, namun mengantarkannya lebih dekat dengan Tuhan.

“Di masa-masa pacaran saya bahagia sekali mengenal Mirna, dia banyak ubah hidup saya, dia kenalkan saya pada Tuhan. Mirna juga yang mengajarkan saya jadi orang itu harus tegas dan adil. Senua orang harus diperlakukan adil,” kenangnya sambil meneteskan air mata.

Arif juga mengatakan Mirna orang yang kreatif. Saking kreatifnya detail pernikahannya waktu itu didesain dan dibuatnya sendiri. Hasilnya Mirna tampak sangat bahagia dengan hasil kerjanya itu.

“Kreatif bahkan di wedding banyak dekorasi banyak barang yang dia desain dan saya bangga kalalu dia happy,” ucap Arif.

“Kepergian dia ini kita baru sebulan lebih, perginya dia ini menyayat hati apalagi yang ngelakuinnya itu temannya. Saya sendiri yang antar dan bilang bakal jemput. Enggak nyangka dapat telepon yang seperti itu,” kata Arif.

“Sampai sekarang kata-kata hani masih teringat, waktu jemput itu masih ada ekspresinya, enggak ke hapus, saya enggak mau balik ke waktu itu karena itu menyakitkan bagi saya. Dan pas dokter bilang dia enggak ada…,” ungkap Arif menahan rasa sedihnya.

Tante Mirna, Rosmiati Sahilin tak terima Jessica dituntut 20 tahun penjara. Menurutnya, pembunuhan tersebut keji dan kejam.

Ros yakin Jessica sebagai pelaku pembunuhan. Hal ini berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dari Kepolisian maupun selama proses persidangan berlangsung.

“Siapa sih yang tidak emosi, kalau anaknya dibunuh dengan keji,” ungkap Ros.

Sepupu Mirna, Yongki pun ikut angkat bicara. Dia pun berharap majelis hakim bisa memberikan putusan yang adil dan memperberat hukuman Jessica.

“Kami hari ini ingin menyampaikan kepada majelis hakim agar meningkatkan hukuman mati atau maksimal seumur hidup,” kata Yongki.

Yongki juga menceritakan Jessica, Vera dan Hani berteman baik di awal masa perkuliahan. Kemudian Mirna datang di antara ketiganya. Karena sikap Mirna yang dianggap lebih menyenangkan, Vera dan Hani menjadi lebih akrab dibandingkan dengan Jessica kala itu.

“Ini yang membuat Jessica kehilangan kawan baiknya (Vera dan Hani),” tutur Yongki.

Yongki melanjutkan, setelah itu Jessica kembali ke Indonesia. Saat itu Mirna dan Vera telah menikah dan Hani pun sedang melakukan persiapan untuk melangsungkan pernikahan. Yongki mengklaim inilah yang membuat Jessica semakin terpuruk.

“Jessica tahu Mirna akan menikah, bahkan sempat berkata bohong dan berkhayal kepada Christi, ada temannya akan menikah dengan mantan Jessica, maksudnya Arif. Desember, tiba-tiba Jessica menghubungi Mirna dari Singapura, mengajak Mirna untuk bertemu,” kata Yongki.

Mirna dan Jessica pun sempat makan malam yang juga dihadiri Arif. Namun suasana makan malam itu terasa dingin. Saat makan malam tersebut, kata Yongki, Jessica meminta dicarikan pacar oleh Mirna dan Arif. Sejak saat itu, Jessica pun terlihat agresif kepada Mirna.

“Sempat bertemu makan malam dalam suasana yang dingin, antara Arif, Mirna dan Jessica, dan sempat dia minta dicarikan pacar yang berkualitas. Sejak WA grup dibuat, terlihat Jessica selalu membuka percakapan hampir setiap hari,” sambungnya.

Hingga akhirnya peristiwa memilukan terjadi. Mirna meninggal dunia setelah meminum es kopi Vietnam yang dipesan Jessica di Kafe Olivier.