Contact Admin
bandar Q
Seorang Pemulung di Bekasi Menjual Anak Untuk Tebus Sepeda Motor

Seorang Pemulung di Bekasi Menjual Anak Untuk Tebus Sepeda Motor

Seorang ayah yang seharusnya menjadi teladan bagi sang anak, namun apa jadinya jika sang ayah tega hendak menjual anaknya demi menebus sepeda motor yang telah di gadaikan.

Pemulung yang bernama Buyung (29) dikota bekasi dilaporkan kepolisi karena berusaha menjual anak hasil hubungan gelapnya senilai Rp 10 juta demi menebus sepeda motor yang telah digadaikannya. Kasus ini terungkap ketika warga menemukan sepasang pria dan perempuan tengah cekcok mulut di kawasan Bulan-bulan, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

“Rupanya cekcok mulut itu karena pelaku (Buyung) hendak merebut seorang bayi berusia tiga bulan yang dibawa oleh M (35),” kata Komisioner KPAID Kota Bekasi, Sugeng Wijaya.

Warga lantas melaporkan peristiwa itu ke polisi. Karena M merupakan seorang gelandangan, petugas Dinas Sosial Kota Bekasi membawanya ke rumah singgah milik pemerintah di kawasan Vila 200, Kecamatan Bekasi Selatan.

“Ketika diinterogasi, motif keributan tersebut ternyata pelaku merebut bayi untuk dijual demi menebus sepeda motor yang digadai,” kata Sugeng.

Petugas pun geram mendengar cerita itu. Petugas lantas mengadukan Buyung ke polisi untuk ditindak lanjuti atas kasus dugaan percobaan tindak pidana perdagangan manusia atau human trafficking.

Selain percobaan tindak pidana perdagangan manusia, pelaku juga diduga kerap berlaku kasar kepada M. Bahkan, ketika sedang mabuk, korban mengaku kerap dipukuli hingga babak belur.

“Kami masih melakukan pendalaman. Kondisi psikolog ibunya juga masih tertekan, saat ini M dan bayinya sudah dibawa di rumah aman milik Dinas Sosial,” kata dia.

Sementara itu, M mengaku kenal dengan Buyung sekitar Juni 2016. Keduanya lalu memadu kasih dan tiap bertemu melakukan hubungan badan.

“Karena dia selalu bilang akan menafkahi anaknya nanti,” katanya.

M juga mengaku sempat dijual kepada rekan Buyung untuk dijadikan wanita penghibur.