vivobetting
Contact Admin
bandar Q
Wanita Cantik Penjaga Warung Tewas Tanpa Busana

Wanita Cantik Penjaga Warung Tewas Tanpa Busana

Angesti Sistiana, gadis berparas cantik yang ditemukan terbunuh dalam kondisi tanpa busana di warung milik neneknya di Desa Kadudampit, Kecamatan Cisaat, Kota Sukabumi, Jawa Barat, selama ini dikenal sebagai wanita ramah.

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Sukabumi, mengamankan seorang pria berinisial DS, sebagai terduga dalang pembunuhan Angesti Sistiana.
Kepala Satreskrim Polresta Sukabumi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jhoni S Nugraha mengatakan, DS sudah mengakui pembunuhan yang dilakukannya. Meskipun penyidik belum menetapkan DS sebagai tersangka.

Saat diwawancarai di Markas Polresta Sukabumi, DS mengaku, awalnya tidak berniat membunuh Angesti. DS hanya ingin memperkosanya. Tapi, saat DS masuk ke dalam warung dan berusaha memperkosa, korban melawan.

“Saya sedang mabuk, karena dia melawan, saya kalap, saya cekik lehernya,” kata DS.

Hasil penyidikan sementara ternyata tersangka sudah lama menyimpan cinta kepada korban.Apalagi DS tinggal di rumah yang letaknya bersebelahan dengan warung milik nenek korban, yang selama ini dijadikan tempat tinggal oleh korban.

Pelaku sempat pura-pura panik ketika sang nenek korban Sukimah (54) terkejut mendapati cucunya tewas dengan kondisi mengenaskan sekitar pukul 15.00 WIB. Saat korban ditemukan Pelaku kemudian memegang nenek korban dan ikut menenangkan.

“Polisi saat itu sudah di Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan evakuasi terhadap jasad korban dan membawanya ke rumah sakit. Kecurigaan kita sudah muncul sejak awal, pelaku pasti orang dekat korban. Makanya dia (pelaku) kita bawa bersama sejumlah saksi lain termasuk teman-teman korban,” kata Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota AKP Joni Surya Nugraha pukul 10.00 WIB, Senin (13/6/2016).

Menurut Joni, melalui serangkaian penyidikan dan olah TKP akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Sebelum melakukan perbuatannya dia sempat menenggak beberapa butir obat tramadol.

“Entah buat apa dia nenggak obat itu yang pasti usai melakukan perbuatannya sekira pukul 05.15 WIB kemarin itu dia terlihat tenang dan tidak berusaha melarikan diri. Bahkan sempat ikut nenangin nenek korban,” lanjut Joni.

Berdasarkan penuturan tersangka, korban dibunuh oleh pelaku karena menolak diajak berhubungan intim. Dalam keadaan tak sadarkan diri korban sempat dicabuli pelaku, namun korban masih berteriak. Panik dengan teriakan korban pelaku lalu kembali memukuli korban dan mencekik lehernya hingga akhirnya tewas.

“Luka memang kebanyakan dileher sesuai hasil pemeriksaan dokter forensik, itu yang mengakhiri nyawa korban,”tandas Joni.